click here for check us

Senin, 30 April 2012

DAMNHURT #Harapan Seusai Senja

tak perlu kata-kata lagi guna menegaskan keberadaan hati ini 
cukup resapi saja rentetan kataku, sungguh menenggelamkan
selamat datang ketenangan penuh gundah dan penghayatan akan resah
bahwa aku bergantung hati padamu...
suatu wujud mempesonaku berkepanjangan, memupuk janji yang tak tersampaikan
mengenalkan ragam belaian penuh tipu..

sesaki hal yang ragu tak semat mati, meski tak henti dimaki
tercaci risau meski tak sirna, tak sempat pula
dulu tentangmu kukenang, kusimak dan berantakan
cermati harapan yang lumpuh tak pernah pulih
getir terancam kritis, pudar seusai senja, menuntut redup berkepanjangan
sejatinya keihklasan, hanya mengindahkan tawa
walau nurani menusuk diri
tak pernah kupaksakan kau menjadi sebuah imaji
walau semua mimipi sudah kubunuh berkali-kali
sempat kau tawarkan aku pada titik kemungkinan?

memutuskan singgah, telusuri riwayat singkat, menyeret silau...
harapanku semakin minim dalam tirai penyekat, harus kulipat-lipat
lebih kecil dan semakin kecil...

sempat kau tawarkan aku pada titik kemungkinan, akan makna pelarian...
bahwasanya hatiku yang tersekap sepi tapi kerap kali kau tenggok
bahkan sepi tak lagi menyapa...
semoga kerut senyummu tak lagi menipuku, tak memanjakan hati yang lain...

aku dan mentari menghampirimu setiap pagi, menyeret paksa mimpimu yang mati...
seindah mentari berpijar, setulus aku mencintaimu...
seindah mentari terbenam, mempertanyakan rentanya isu hatimu...
tebas batas harapanmu menjadi jembatan ragu.pula, tanda tanya pasti dalam hatimu...

harapan adalah hal yang paling membahayakan, apabila ditebar atas nama perasaan..... \m/

Rabu, 18 April 2012

Yellowcard #Only One#

Broken, this fragile thing now
And I can't, I can't pick up the pieces.
And I've thrown my words all around, 
But I can't, I can't give you a reason.

I feel so broken up (so broken up),
And I give up (I give up),
I just want to tell you so you know..

Here I go,
Scream my lungs out and try to get to you,
You are my only one.
I let go,
There's just no one that gets me like you do
You are my only, 
My only one.

Made my mistakes, let you down
And I can't, I can't hold on for too long.
Ran my whole life in the ground
And I can't, I can't get up when your gone.

And something's breaking up (breaking up),
I feel like giving up (like giving up),
I won't walk out until you know..

Here I go
Scream my lungs out and try to get to you,
You are my only one.
I let go
There's just no one that gets me like you do
You are my only, 
My only one.

Here I go,
So dishonestly.
Leave a note
For you my only one.
And I know,
You can see right through me.
So let me go
And you will find someone.

Here I go,
Scream my lungs out and try to get to you,
You are my only one.
I let go,
There's just no one, no one like you
You are my only, 
My only one.

My only one
My only one
My only one
You are my only, 
My only one.... ♥

Selasa, 10 April 2012

Arus Kemunafikan


Teriris kalbu tuk sejenak
Menutupi senyuman yang tak mungkin teruraikan
Pudar semua bintang
Terbawa arus kemunafikan

Perseteruan antara langit dan awan
Memercikan sebuah lautan
Di belakang dedaunan
Kau mungkin tak seperti yang ku pandang

Raib seluruh cahaya
Terjebak panorama kesesatan dalam kemusnahan
Yang merapuhkan pucuk kejora

Ku mungkin hanyalah
Sebuah benalu bagi ketiadaanmu
Terdetik hunusan dosa antara sentuhan dan hembusan
Terjebakku dalam rayuanmu
Tergelincirku dalam indahmu

Namun bukan kemunafikan yang terpendam
Melainkan hanya senyuman
Yang tiada menghentikanku
Walaupun sepercik tetes air mata
Meludahi nisanku yang telah terbelah…



Selasa, 03 April 2012

MOON OVER MY OBSCURE LITTLE TOWN


Stranger, stranger..
Someone stranger..
Standing in a mirror..
I can’t believe what I see..
How much love has been taken away from me??
My heart cries out loud..
Everytime I feel lonely in the crowd..
Getting you out of my mind..
Like separating the wind from the cloud..
Afraid, afraid..
I’m so afraid of losing someone I never have..
Crazy, oh, crazy..
Finding reasons for my jealousy..
All I can remember..
When you left me alone..
Under the moon obscure little town..
As long as I can remember love has turned to be as cold as December ……

Moon Over My Obscure Little Town….
Moon Over My Obscure Little Town….


#cuplikan novel DWILOGI PANDANG BULAN 

Kamis, 29 Maret 2012

Perkenankanlah Aku Mencintaimu

Perkenankanlah aku mencintaimu seperti ini ,
Tanpa kekecewaan yang berarti ,
Meski tanpa kepastian yang pasti ,
Harapan-harapan yang setiap kali dikecewakan kenyataan ,
Biarlah dibayar oleh harapan-harapan …

Perkenankanlah aku mencintaimu semampuku ,
Menyebut-nyebut namamu dalam kesendirian pun lumayan ,
Berdiri di depan pintumu tanpa harapan ,
Kau membukakannya pun terasa nyaman ,
Sekali kali membayangkan kau memperhatikan pun cukup memuaskan …

PERKENANKANLAH AKU MENCINTAIMU SEBISA KU  …


But I'm Not Special


Malam telah tiba, kesunyian menyelubungi hati Rena. Langit gelap tak berbintang seolah membiarkan Rena terpuruk sendirian. Angin berhembus sesakkan dada, Rena hanya duduk termenung memandangi angkasa luas. Ingin sekali ia merobek hati kecilnya yang tersiksa karena perasaannya sendiri. Masih menangis, masih terbayang. Terdengar sayu sebuah lagu yang mengiringi kesedihannya dari balik ruang hampa, Judika - Aku Yang Tersakiti-. “Aku merintih di kala orang-orang sengsara.. Aku menangis di kala orang-orang merindukan kehidupan dan aku sumber dari segala sumber yang kau butuhkan.. Gegap gempita nyanyian itu remuk redam jiwaku...“ hatinya seolah menjerit.
“Kenapa sih aku nggak bisa lupain sosok dirimu? Kenapa bayangan tentangmu selalu menghantuiku? Kenapa kamu nggak bisa lenyap dari dari pikiranku? Kamu hanyalah sebuah imaji semu untukku ! Aku ingin kamu pergi dari kehidupanku, Rian ! Go..! Go away...! Arrgghh !!!
Hidup mungkin kadang tak adil. Hidup memang menyusahkan. Tapi hidup adalah sebuah pilihan. Sebuah pilihan yang indah jika hidup itu searah dengan tujuan kita.
***
Krriiingg...!!!  Bel istirahat berbunyi. Rena berjalan menelusuri koridor sekolah menuju kantin, tempat favorit The Alive. Rena menganggap anak-anak The Alive seperti kakaknya sendiri. Begitupun juga dengan The Alive, mereka menganggap Rena seperti adik mereka sendiri.
Rena berjalan sambil mendengarkan lagu dari MP3nya. Rian menghadang jalan Rena. Rena berhenti melangkah dan hanya memandang wajah Rian kemudian berlalu.
“Ren,” ujar Rian.
Rena diam, ia seolah acuh mendengar panggilan Rian. Ia kembali meneruskan langkahnya. Rian menarik tangan Rena, mencoba menghentikan langkahnya.
“Kenapa sih kamu, Ren? Kenapa kamu mencoba menghindar dari ku? Kenapa kamu pura-pura nggak kenal sama aku? Mana Rena yang aku kenal dulu?“
“Lepasain tanganku ! Sakit...!!“ keluh Rena berontak.
“Nggak ! Nggak bakalan ku lepasin sebelum kamu jawab pertanyaanku. Aku ingin tau alasan kamu, Ren. Kenapa kamu berubah?“
“Kamu mau tau alasanku? Okey ! Aku menghindar dari kamu, pura-pura nggak kenal sama kamu karena aku nggak mau rasa itu tumbuh lagi. Aku ingin melupakanmu dalam-dalam. Aku ingin mengukir lembar kehidupanku yang baru, tanpamu. Puas!?“ bentak Rena sambil menghempaskan tangan Rian dengan kasar.
Rian hanya terpaku setelah mendengar alasan dari Rena.
“Ternyata dia....“ Rian tak sanggup berkata-kata lagi.
Tanpa sepengetahuan mereka, Sheila memperhatian Rena dan Rian dari kejauhan.
***
Hari ini The Alive akan manggung di Pensi SMK Negeri 2 Kasihan. Mereka sudah bersiap untuk berangkat. Tak ketinggalan pula Sita, Rena dan Luna.
Sesampainya di SMK Negeri 2 Kasihan, mereka prepare alat untuk ngeband. The Alive sudah tak asing lagi di telinga SMA dan SMK se Bantul. Udah personilnya cakep, keren lagi, nggak mungkin kan kalau nggak ada yang kenal sama mereka? Sheila dan Rian juga hadir di Pensi, tapi Rena tidak mengetahuinya.
“Berikutnya, The Alive Band...!! Mana teriakannya?” ujar pembawa acara.
The Alive memasuki panggung dengan suara teriakan memanggil nama para personilnya.
“Mana teriakan buat The Alive Band?” ujar Roby dengan penuh semangat.
Sorak sorai penonton mulai mewarnai jalannya Pensi.
“Wahh, kayaknya udah pada nggak sabar nih. Okey, sebuah lagu kita persembahkan khusus untuk  kalian semua. Attack The Headline, Tommorow Is Not For Us.” Ujar Roby.
“Tommorow is a better day.. Even through you were not here.. Tommorow is not for you and me, again…” Roby menyanyikan lagu andalan mereka, Tommorow Is Not For Us. Semua terpukau melihat aksi The Alive.
Setelah menyanyikan lagu Tommorow Is Not For Us, Roby memanggil Rena untuk naik kepanggung.
“Beri applause yang meriah untuk Rena..” teriak Roby.  Riuh tepuk tangan mengiringi Rena ke atas panggung.
“Sebuah lagu ku persembahkan untuk kalian..” ujar Rena. Ia kemudian menyanyikan lagu Yesterday and The Morning After dari Seems Like Yesterday.
“For everything we had before.. We used to laugh and falling in love.. And that’s when time stop  ticking by.. Everytime I hold your hand…”
Seusai Rena menyanyikan lagu tersebut, terdengar samar ada yang menyebut nama Rena.Rian mulai menuju ke depan panggung dan kembali menyebut nama Rena.
“Ren, maafin aku. Aku tau aku salah, aku khilaf dulu udah ninggalin kamu. Aku tau kamu pasti kecewa berat sama aku. But, give me an opportunity again, please ! Aku akan perbaiki semuanya, aku janji aku takkan membuat kesalahan yang sama. Aku tak akan meninggalkanmu lagi. Rena, please !! ujar Rian memohon.
“Beribu maaf Rian, tapi aku nggak bisa. Semua cukup sampai di sini. Pergilah dari kehidupanku, biarkan aku pada hatiku yang menangis. Lupakan aku ! Aku sayang kamu, tapi sekarang udah beda. Maaf Rian, aku yakin kamu akan menemukan seseorang yang lebih dari aku. Selamat tinggal…” Rena kemudian berlari menuruni panggung dengan berkucur air mata.
Semua tersentak mendengar ucapan Rena. Dan Rian, ia sangat terpukul dan tertegun melihat Rena beranjak pergi dari sisinya.
“Jauh ku menatap.. Namun terlalu jauh.. Imajinasiku terberai.. Terdiam aku beku tanpamu... Selamat tinggal Rena, I will always love you...“ ucap Rian lirih.
Kadang kala kita tidak menghargai orang yang telah mencintai kita segenap hati, sehingga kita kehilangannya. Tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi. Mereka mungkin hanya datang dan pergi. Namun mereka sukar terlupakan. Mereka sudah membekas di hati.
***
                “Why won’t you give your heart for me.. Though you know I fell you.. And all this memories you left.. Makes me drowned and so deep.. And story goes, so there you go.. You make this thing so difficult.. And now I knew.. That’s your heart still want me to be a part of you.. You start something so beautiful.. And you’re the one that’s break my my heart.. I know that’s  your not the only one.. But you’re the one that’s make me special.. But I’m Not Special……..”